Pengertian Teori menurut para
ahli
1.
Menurut Ensiklopedia Indonesia N/Z.
. penerbit Van Hoeve. Bandung. Redaksi. Prof.Dr.mr T.S.G Mulia.
Teori (Yunani: Teoria, pandangan,
tinjau), umunya artinya: pandangan yang gunanya untuk memberi keterangan bagi
suatu hal tertentu. Juga dalam ilmu pengetahuan teori itu gunanya untuk membari
keterangan bagi gejala-gejala tertentu; tapi umumnya teori dalam ilmun
pengetahuan itu berupa sistem yang berdiri atas pelbagai dalil (yang dikutip
dari dunia pengalaman) dan hipotesa-hipotesa yang keduanya berdasar pada asas
tertentu. Seterusnya istilah teori itu sering pula dipakai sebagai lawan
terhadap pengertian praktek atau pengalaman. (hal 1333)
2.
Menurut Kamus Webster’s
teori adalah: [arkais]: kontemplasi imajinatif dari relitas: pemahaman
intelektual lansung: wawasan (Insight)… a. kebijakan yang diyakini, atau
prosedur yang diusulkan atau diikuti sebagai dasar tindakan: siatu prinsip atu
rencana bertindak… b. suatu perangkat ideal atau hipotesis dari fakta-fakta,
prinsip-prinsip, atau kondisi-kondisi…
3.
The new Lexicon
suatu kumpulan
organisasi dari ide-ide (organized body of ideas) mengenai kebenaran
sesuatu, biasanya ditarik dari kajian sejumlah fakta-fakta yang berhubungan
dengan itu, tetapi kadang-kadang seluruhnya merupakan hasil dari latihan
imajinasi spekulatif;… suatu keseluruhan umum (general body) dari
asumsi-asumsi dari prinsip-prinsip ; suatu dugaan… (conjecture). (1989:
1025).
4.
Angha, Nader. 2002
Teori adalah sperangkat konsep. Defenisi dan dalil yang saling terkait secara
sistematis yang dikedepankan unutk menjelaskan dan mempradiksi fenomena yang
terjadi di njalan raya. ()
5.
Tamburaka, H.Rustam E; 1999
Teori adalah hulu atau sumber suatu proposisi ilmiah, cara mengujinya
adalah melalui prosedur penelitian dengan asumsi atau hipotesis-hoipotesis
kemudian diuji atau dibuktikan berdasarkan data-data yang dikumpulkan.
6.
Menurut buku Stephen W. Littlejohn,
Theories of Human Communiation, Wadsworth, Secara umum istilah teori
dalam ilmu sosial mengandung beberapa pengertian sebagai berikut: Teori adalah
abstraksi dari realitas; Teori terdiri dari sekumpulan prinsip dan defenisi
yang secara konseptual mengorganisasikan aspek-aspek dunia empiris secara
sistematis; Teori terdiri dari asumsi-asumsi, proposisi-proposisi, dan
aksioma-aksioma dasar yang saling berkaitan; Teori terdiri dari teorema-teorema
yakni generalisasi-generalisasi yang diterima/terbukti secara empiris. Dari
unsur di atas dapat disimpulkan bahwa teori pada dasarnya merupakan
konseptualisasi atau penjelasan logis dan empirik tentang suatu fenomena.
Bentuknya merupakan pernyataan-pernyataan yang berupa kesimpulan tentang suatu
fenomena.
7.
Menurut Schwandt (2001),
penelitian
kualitatif memakai pengertian yang sedikit berbeda. Ada empat pengertian teori
dalam penelitian kualitatif, yaitu:
·
Sebagai
generalisasi yang diperoleh melalui penelitian empiris,
·
Sebagai
penjelasan sebab-akibat yang padu dan sistematis tentang berbagai fenomena
sosial.
·
Sebagai
orientasi atau perspektif untuk melihat masalah, memecahkan masalah, dan
memahami serta menjelaskan realitas sosial.
·
Sebagai
‘teori kritis’ (critical theory), yang merupakan cara membuat teori dan
produk dari cara membuat teori itu . Cara dan produk ini bertentangan dengan
cara pandang yang menghasilkan dua pengertian pertama (a dan b) karena:
a. Melakukan
tinjauan kritis terhadap konsep, pemahaman, kategori yang saat ini sudah ada
tentang kehidupan sosial manusia, yang selama ini dianggap “sudah dari sananya”
(taken for granted).
b. Menganggap
teori sebagai sesuatu yang melekat kepada praxis. Dalam tradisi empiris,
ilmuan beranggapan bahwa kegiatan ilmiahnya bukan bagian dari kehidupan sosial
sehari-hari, melainkan sebuah kegiatan terpisah dan “netral”. Kalau sebuah
teori akan diterapkan, maka harus ada kegiatan lain yang tidak digolongkan
sebagai “ilmiah”. Teori kritis, sebaliknya, menganggap bahwa seorang ilmuan
harus “punya kepentingan” dan setiap teori sekaligus punya nilai empiris
(praktis) maupun normatif.
- Merupakan teori yang menggunakan metode kritik secara terus menerus dan ketat (imminent critique) terhadap semua pemikiran yang saat ini sudah ada, bekerja dari dalam struktur pemikiran tersebut untuk menemukan pertentangan-pertentangan dan hal-hal yang selama ini disembunyikan. Jadi, secara eksplisit para teoritisi kritis bermaksud membongkar tatanan ilmiah yang selama ini dibangun lewat cara-cara non-kritis. (Schwandt, T.A. (2001), Dictionary of Qualitative Inquiry, 2nd ed. Thousand Oaks : Sage Publications.)
8.
JONATHAN H. TURNER Teori
adalah sebuah proses mengembangkan ide-ide yang membantu kita
menjelaskanbagaimana dan mengapa suatu peristiwa terjadi.
9.
LITTLEJOHN & KAREN FOSS
Teori
merupaka sebuah sistem konsep yang abstrak dan hubungan-hubungan konsep
tersebutyang membantu kita untuk memahami sebuah fenomena.
10.
KERLINGER
Teori adalah konsep-konsep yang
berhubungan satu sama lainnya yang mengandung suatupandangan sistematis dari
suatu fenomena.
11. NAZIR
Teori adalah pendapat yang dikemukakan
sebagai keterangan mengenai suatu peristiwa ataukejadian.
12.
STEVENS
Teori adalah suatu pernyataan yang
isinya menyebabkan atau mengkarakteristikkan
beberapafenomena.
13.
FAWCETT
Teori adalah suatu deskripsi fenomena tertentu,
suatu penjelasan tentang hubungan antarfenomena atau ramalan tentang sebab
akibat satu fenomena pada fenomena yang lain.
14.
TRAVERS Teori terdiri dar generalisasi yang dimaksudkan untuk
menjelaskan dan memprediksi sebuahfenomena.
15.
EMORY – COOPER
Teori merupakan suatu kumpulan konsep,
definisi, proposisi, dan variable yang berkaitan satusama lain secara
sistematis dan telah digeneralisasikan , sehingga dapat menjelaskan
danmemprediksi suatu fenomena (fakta-fakta) tertentu.
16.
CALVIN S. HALL & GARDNER LINZEY
Teori adalah hipotesis (dugaan
sementara) yang belum terbukti atau spekulasi tentang kenyataanyang belum
diketahui secara pasti.
17.
KING Teori
adalah sekumpulan konsep yang ketika dijelaskan memiliki hubungan dan dapat
diamatidalam dunia nyata.
18.
MANNING
Teori adalah seperangkat asumsi dan
kesimpulan logis yang mengaitkan seperangkat variabelsatu sama lain. Teori akan
menghasilkan ramalan-ramalan yang dapat dibandingkan denganpola-pola yang
diamati.
Jadi menurut saya teori itu adalah sebuah sistem
konsep abstrak yang mengindikasikan adanya hubungan diantara konsep-konsep
tersebut yang membantu kita memahami sebuah fenomena. Sehingga bisa dikatakan
bahwa suatu teori adalah suatu kerangka kerja konseptual untuk mengatur
pengetahuan dan menyediakan suatu cetak biru untuk melakukan beberapa tindakan selanjutnya.
bagus sekali untuk belajar infonya kka
BalasHapuskartu eksis